Framework Arsitektur Enterprise -- EA bagian 1.1
Dalam praktiknya, terdapat banyak framework arsitektur enterprise yang dapat digunakan. Pada
bagian ini, akan dibahas mengenai empat framework yang sering digunakan oleh industri saat ini
(Sessions, 2007), yaitu Zachman Framework, Gartner Framework, Federal Enterprise
Architecture (FEA), dan The Open Group Architecture Framework (TOGAF).
Zachman Framework
John Zachman mengembangkan framework ini pada tahun 1987, semulanya dinamakan ‘Framework untuk Arsitektur Sistem
Informasi’ (Zachman, 2008). Framework ini
berbentuk struktur logis yang dapat mengklasifikasikan dan mengorganisasikan
representasi deskriptif dari enterprise.
Framework ini mudah dimengerti dan dapat mencakup keseluruhan komponen enterprise, namun keterbatasan dari pemetaan matriks dan hubungan
antarkolom pada matriks tersebut sulit untuk didefinisikan (Lankhorst, 2009). Ilustrasi dari framework
ini dapat dilihat seperti pada gambar berikut.
Zachman memetakan komponen berdasarkan lima pertanyaan
umum untuk mendeskripsikan elemen pada organisasi, yaitu what, how, where, who, when, dan why. Elemen-elemen tersebut pun dikelompokkan berdasarkan tingkatan
infrastrukturnya, mulai dari level konseptual hingga operasional.
Gartner Framework
Gartner
mengedepankan pandangan bahwa arsitektur enterprise
adalah strategi organisasi yang berfokus pada tujuan akhir dari
pengembangannya, bukan berfokus pada teknologi dan engineering. Framework ini berfokus pada perancangan strategi
bisnis, mulai dari perancangan kebutuhan, prinsip, dan model arsitektur,
berdasarkan tren lingkungan yang ada saat ini, untuk dijadikan target
arsitektur. Ilustrasi dari Gartner Framework
dapat dilihat pada Gambar berikut.
Federal Enterprise Architecture
Framework ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1998 dengan nama Federal Enterprise Architecture Framework (FEAF),
kini lebih dikenal dengan nama Federal
Enterprise Arcitecture (FEA) setelah melaksanakan rebranding pada tahun 2002 (Federation
of EA Professional Organizations, 2013). Framework ini dikembangkan oleh pemerintah federal di Amerika
Serikat untuk digunakan secara global, namun diutamakan untuk badan-badan
pemerintahan.
FEA
sering kali dinilai sebagai framework arsitektur
yang memiliki metodologi terlengkap. Cakupan umum arsitektur enterprise yang dikembangkan FEA antara
lain adalah (Sessions, 2007):
- Model segmentasi untuk pengaturan perspektif arsitektur enterprise
- Model referensi untuk mendeskripsikan arsitektur enterprise
- Proses pengembangan arsitektur enterprise
- Proses transisi untuk migrasi dari sebelum sampai setelah
penerapan arsitektur
- Taksonomi untuk mengelola aset katalog arsitektur
- Pendekatan untuk menilai kesuksesan penggunaan arsitektur enterprise
Ilustrasi
dari metodologi dan paradigma dari FEA dapat dijelaskan pada Gambar berikut.
The Open Group Architecture Framework
The Open Group Architecture
Framework (TOGAF) adalah sebuah framework dan metodologi generik untuk mengembangkan arsitektur enterprise yang dikembangkan oleh
kumpulan pakar arsitektur enterprise, The
Open Group. Awalnya, lingkup TOGAF sebatas pada framework dan metodologi arsitektur teknis, namun berkembang
menjadi framework dan metodologi yang
mencakup keseluruhan komponen enterprise (The Open
Group, 2011)
TOGAF
memiliki beberapa komponen utama seperti berikut ini (Lankhorst, 2009).
- Architecture Capability
Framework
Memetakan proses, kapasitas, peran, dan tanggung jawab
organisasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan mengoperasikan fungsi
arsitektur pada enterprise
- Architecture Development
Method (ADM)
Merupakan panduan pola pikir bagi pengembang arsitektur yang berisi
langkah-langkah berulang untuk mengembangkan arsitektur enterprise di organisasi
- Architecture Content
Framework
Mempertimbangkan
keseluruhan arsitektur enterprise untuk
dibentuk dari empat domain arsitektur di bawah ini (The Open Group, 2011):
- Arsitektur Bisnis
Terdiri dari strategi
bisnis, tata kelola organisasi, dan proses bisnis organisasi secara umum
- Arsitektur Data
Terdiri dari struktur
dan hubungan dari data fisik, data logis, dan sumber daya manajemen data di
organisasi
- Arsitektur Aplikasi
Terdiri dari panduan dan
pemetaan aplikasi, hubungan antaraplikasi, dan pengaruhnya kepada proses bisnis
organisasi
- Arsitektur Teknologi
Kapabilitas perangkat
keras, perangkat lunak, dan jaringan yang dibutuhkan untuk mendukung
implementasi dan penggunaan layanan arsitektur lainnya
- Enterprise Continuum
Menyediakan model
referensi yang berperan dalam pengembangan arsitektur, seperti Standards Information Base (SIB), Building Blocks Information Base (BBIB),
dan model referensi teknis, untuk mengilustrasikan keterhubungan arsitektur
secara fundamental
Saat ini, TOGAF telah dikembangkan
hingga versi 9.2. Ilustrasi dari framework
TOGAF dan komponen-komponen utamanya yang telah dijelaskan sebelumnya
dapat dilihat pada Gambar berikut.
TOGAF ADM
TOGAF ADM merupakan
inti dari TOGAF yang berisi metode pengembangan arsitektur enterprise. TOGAF ADM bersifat iteratif sehingga setiap proses,
antarfase, dan dalam penyelesaian fase tertentu, perlu ada pengulangan apabila
tujuan belum tercapai. Untuk setiap iterasi dari ADM, perlu ada pengambilan
keputusan untuk (Lankhorst, 2009):
- Menentukan
luas cakupan enterprise pada
organisasi
- Menentukan
tingkat detail dari arsitektur
- Menentukan
tingkat dari target time horizon
- Menentukan
aset yang perlu dimaksimasi pada enterprise
continuum
Secara opsional, TOGAF ADM dapat
disesuaikan penggunaannya dalam pengembangan arsitektur enterprise. Hal ini diakibatkan oleh sifat TOGAF yang generik
sehingga dapat disesuaikan dengan jenis organisasi dan batasan implementasi
yang dikehendaki (Lankhorst, 2009).
Penerapan dari penyesuaian TOGAF ADM
di organisasi dapat dilaksanakan dengan beberapa cara berikut ini (The Open Group, 2011).
- Menggabungkan dengan framework arsitektur enterprise lainnya
- Mengurangi lingkup dan tahapan
dari TOGAF ADM sesuai kebutuhan
- Menambahkan tahapan tertentu
dan kegiatan lainnya yang dibutuhkan pengembang arsitektur enterprise
- Menggunakan framework lain sebagai acuan
pengerjaan bagian-bagian dari TOGAF, seperti manajemen proyek dan analisis
binsis





Komentar