TOGAF ADM -- EA bagian 1.2
TOGAF ADM -- The Open Group
TOGAF
ADM memiliki beberapa fase yang bersifat iteratif dengan penjelasan seperti
berikut (The Open Group, 2011).
- Fase Preliminary
Pada fase ini, prinsip
arsitektur akan didefinisikan untuk menjadi referensi utama dalam pengembangan
arsitektur enterprise ke depannya.
Prinsip-prinsip tersebut disusun berdasarkan arahan bisnis yang dimiliki
organisasi terhadap arsitektur yang hendak dikembangkan.
- Fase A: Architecture Vision
Fokus dari fase ini
adalah untuk mengembangkan visi arsitektur secara high-level berupa target kapabilitas dan nilai-nilai bisnis yang
dapat dijadikan strategic driver. Selain
itu, pada fase ini organisasi dan pengembang arsitektur akan mengembangkan Statement of Architecture Work untuk
mendefinisikan lingkup pekerjaan pengembang arsitektur.
- Fase B: Business Architecture
Fase ini mendeskripsikan
target arsitektur bisnis dari organisasi, selaras dengan sasaran dan tujuan
bisnis organisasi. Arsitektur bisnis dikembangkan berdasarkan prinsip dan visi
arsitektur yang telah dideskripsikan pada fase sebelumnya. Perbedaan kondisi
dari target dan baseline arsitektur
bisnis akan didefinisikan untuk dijadikan komponen Architecture Roadmap yang akan dianalisis ke depannya.
- Fase C: Information System Architecture
Fase ini mendeskripsikan
target arsitektur data dan aplikasi dari organisasi, selaras dengan arsitektur
bisnis yang telah dikembangkan sebelumnya. Arsitektur sistem informasi
dikembangkan berdasarkan kebutuhan organisasi untuk memenuhi kapabilitas data
dan aplikasi logis maupun fisik untuk keberjalanan bisnisnya. Perbedaan kondisi
dari target dan baseline arsitektur sistem
informasi akan didefinisikan untuk dijadikan komponen Architecture Roadmap yang akan dianalisis ke depannya.
- Fase D: Technology Architecture
Fase ini mendeskripsikan
target arsitektur teknologi dari organisasi, selaras dengan arsitektur sistem
informasi yang telah dikembangkan sebelumnya. Arsitektur teknologi dikembangkan
berdasarkan kebutuhan organisasi untuk memenuhi infrastruktur untuk mendukung
rancangan aplikasi pada organisasi. Komponen logis dan fisik teknologi harus dapat
mewadahi target arsitektur yang ada. Perbedaan kondisi dari target dan baseline arsitektur teknologi akan
didefinisikan untuk dijadikan komponen Architecture
Roadmap yang akan dianalisis ke depannya.
- Fase E: Opportunities and Solutions
Fase ini mengidentifikasikan
peluang dan solusi yang dapat diimplementasikan untuk mencapai target
arsitektur yang telah dikembangkan sebelumnya. Architecture Roadmap akan dilengkapi dan akan dijadikan faktor
penentu kebutuhan pendekatan incremental dalam
pengembangan arsitektur ke depannya. Bila diperlukan, iterasi dapat diulang
kembali.
- Fase F: Migration Planning
Fokus utama dari fase
ini adalah menentukan cara mencapai target arsitektur dari kondisi baseline. Cara-cara tersebut dipetakan
melalui rencana migrasi. Rencana tersebut perlu diselaraskan dengan tata kelola
organisasi agar perubahan yang diimplementsikan dapat berlangsung secara tepat
guna. Transisi arsitektur dari baseline ke
target dideskripsikan agar dapat dipahami oleh pengembang arsitektur dan
organisasi.
- Fase G: Implementation Governance
Pada fase ini, kemajuan
pengembangan akan dipantau
kesesuaiannya dengan target arsitektur. Hal ini akan direalisasaikan dengan
pengembangan program implementasi yang dapat mengimplementasikan rencana
transisi arsitektur yang dikembangkan pada fase sebelumnya. Setelah
diimplementasikan, akan dilaksanakan tinjauan ulang dari pengembangan
arsitektur enterprise.
- Fase H: Architecture Change Management
Tujuan utama dari fase
ini adalah untuk memastikan bahwa arsitektur telah memenuhi kebutuhan
arsitektur yang didefinisikan sejak awal dan target-target dari seluruh domain
arsitektur. Untuk memastikan hal tersebut, dilaksanakan manajemen perubahan,
dengan menyelaraskan kapabilitas arsitektur dengan perkembangan bisnis semenjak
arsitektur diimplementasikan.
Requirements Management
Fase ini merupakan fase
yang terhubung dengan fase A hingga fase H pada TOGAF ADM. Fungsi dari fase ini
adalah utuk memastikan bahwa kebutuhan selalu relevan pada setiap fase ADM.
Kebutuhan akan disimpan dan diperbarui sesuai dengan versi-versi pengerjaannya
untuk memastikan bahwa arsitektur diimplementasikan dengan baik.

Komentar